Setiap zona dihubungkan oleh jalur kontemplasi yang menghormati kemiringan bukit alami tanpa merusak vegetasi lokal Weepengali.
Puncak Tiga Salib Golgota
Goa Maria de Fatima
Plaza Peziarah & Selasar
Pelataran kontemplasi sengsara Kristus di titik tertinggi perbukitan, menghadirkan tiga salib monumental berlatar cakrawala terbuka Sumba Barat Daya untuk permenungan Jalan Salib.
Ceruk doa hening berbatu padas lokal dinaungi pepohonan rindang, dirancang sebagai pusat devosi Rosario pribadi maupun kelompok kecil dalam keteduhan meditatif.
Area penerimaan dan perhimpunan umat berkapasitas terukur, dilengkapi selasar teduh batu kapur serta fasilitas sanitasi ramah peziarah lanjut usia.
Empat Fase Pembangunan
Perencanaan & Kajian Lahan
Penyiapan Akses & Fondasi
Pemberdayaan Ruang Doa
Penyelarasan Lanskap Akhir
Penyelesaian pengukuran kontur tanah, perizinan gerejawi bersama Paroki Santo Arnoldus Janssen, serta penetapan batas tapak konservasi alam sabana.
Pembukaan jalur setapak peziarah berbasis batu alam lokal dan penataan drainase lereng untuk mencegah erosi permukaan bukit saat musim hujan.
Pengerjaan struktur tiga salib Golgota, penataan dinding Goa Maria de Fatima, serta pemasangan perhentian stasi Jalan Salib kontemplatif.
Penanaman flora peneduh khas Nusa Tenggara Timur, pemasangan penerangan selasar tenaga surya, serta pemberkatan resmi kawasan ziarah.
Meletakkan Batu Fondasi Bersama
Keterlibatan umat dan para penderma mewujudkan setiap meter jalur doa di perbukitan Weepengali secara bertanggung jawab.


